Memahami apa yang Anda rasakan dan apa yang bisa diharapkan dapat membantu Anda untuk mengatasi emosi-emosi yang sulit dengan lebih baik. Belajarlah untuk mengenali perasaan Anda dan bagaimana untuk mengatasinya.

Salah satu keterkejutan terbesar yang Anda dapatkan di dalam ruang klinik seorang dokter adalah diberi tahu bahwa Anda menderita kanker. Anda dapat terbebani oleh rasa takut, khawatir, sedih, atau banyak emosi lainnya yang sulit untuk dijelaskan atau dimengerti.

Jangan berkecil hati bila Anda mengalami perasaan-perasaan ini; itu adalah hal yang alami.

Oleh sebab itu, penting untuk tidak mengabaikan atau menekan emosi-emosi ini.

Mereka adalah bagian dari perjalanan kanker Anda, dan bila Anda dapat belajar untuk memahami dan mengelolanya, itu dapat membantu Anda untuk mengatasinya dengan lebih efektif dan positif dengan pengobatan dari hari ke hari.

Berikut ini adalah beberapa perasaan yang mungkin Anda alami, dan bagaimana Anda dapat mengelolanya:

Penyangkalan

Umum bagi beberapa orang untuk menolak mempercayai diagnosis tersebut. Penyangkalan merupakan mekanisme pertahanan alami yang membantu kita menghadapi kabar yang terlalu sulit untuk diterima; masa penyangkalan yang singkat dapat menjadi sehat.

Namun, bila penyangkalan berkepanjangan, hal itu dapat menghalangi Anda untuk memperoleh pengobatan yang dibutuhkan atau mengambil tindakan yang perlu untuk mengatasi penyakit Anda.

Perasaan penyangkalan dan keterkejutan awal Anda biasanya akan memudar ketika Anda memulai pengobatan. Menerima situasi Anda akan memungkinkan Anda untuk bergerak maju dan berkonsentrasi pada perjalanan yang terbentang di hadapan Anda.

Ketakutan

Kabar mengenai diagnosis kanker tidak dapat dihindari akan menimbulkan ketakutan, karena kanker merupakan penyakit yang mengancam jiwa. Adalah hal yang alami untuk merasa takut ketika Anda didiagnosis menderita kanker, terutama bila Anda akan menjalani pengobatan untuk pertama kalinya dan tidak tahu apa yang dapat diharapkan.

Namun, rasa takut yang berkepanjangan, dapat melemahkan Anda. Mengakui rasa takut akan membantu Anda untuk mengendalikannya dan menempatkan Anda dalam posisi yang lebih baik untuk mengelola penyakit Anda.

Apa yang dapat Anda lakukan:

  • Pelajari fakta-fakta mengenai kanker dan pahami rencana pengobatan Anda dari para dokter dan perawat Anda.
  • Percayai para dokter dan perawat Anda serta bangunlah hubungan yang baik dengan mereka. Hal ini akan memberikan Anda rasa percaya diri dan keyakinan bahwa Anda ditangani oleh orang-orang yang tepat.
  • Cari tahu bagaimana Anda dapat mengatasi sumber-sumber ketidaknyamanan fisik.
  • Atasi rasa takut Anda dengan berbicara kepada seorang konselor atau psikoterapis.
  • Dapatkan dukungan dari perawat kanker Anda.

Kemarahan

Dalam perjalanan Anda melalui kanker, Anda dapat merasa marah pada situasi Anda, diri Anda sendiri, orang-orang yang Anda kasihi, para perawat kanker, teman-teman atau para penyedia layanan kesehatan. And;a juga mungkin merasa marah pada Tuhan.

Ini adalah hal yang alami; kemarahan kita berakar dari perasaan yang mungkin sulit untuk diekspresikan, seperti misalnya kegelisahan, ketakutan, frustrasi, ketidakberdayaan atau keputusasaan.

Kemarahan dapat menjadi sehat dan bahkan membantu, karena ia dapat memotivasi Anda untuk mengambil tindakan. Namun, kemarahan perlu diproses sehingga dapat disalurkan dengan cara yang benar.

Apa yang dapat Anda lakukan:

  • Jangan berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja.
  • Jujurlah mengenai perasaan Anda, dan bicaralah pada keluarga dan teman-teman Anda mengenai kemarahan dan kebencian yang Anda rasakan.
  • Bicaralah pada pejuang kanker lainnya; Anda dapat bertemu dengan mereka melalui kelompok-kelompok dukungan.
  • Praktikkan Teknik relaksasi dan olah raga ringan, seperti berjalan kaki, yoga atau qigong.
  • Bila Anda merasa bahwa Anda memendam kemarahan yang berkepanjangan, mintalah dokter Anda untuk merujuk Anda kepada seorang konselor.

Stres dan kegelisahan

Perubahan besar dalam hidup dan ketidakpastian – yang mana keduanya tidak dapat dihindari dalam sebuah perjalanan kanker – secara khusus menyebabkan stres dan kegelisahan. Bila Anda mengalami efek emosional dan fisiologis seperti yang tercantum di bawah ini, kemungkinan Anda menderita stres dan kegelisahan.

  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Jantung berdebar
  • Hipersensitivitas
  • Sakit kepala
  • Pegal-pegal
  • Berat badan yang naik-turun
  • Perubahan drastic dalam nafsu makan dan pola tidur

Apa yang dapat Anda lakukan:

  • Bila Anda menemukan tanda-tanda umum stres seperti yang tercantum di atas, beri tahu dokter Anda sehingga ia dapat menentukan apakah hal tersebut merupakan tanda-tanda stress, atau efek samping dari pengobatan Anda.
  • Telaah cara-cara untuk menjaga agar stres Anda tetap terkendali. Anda mungkin dapat menemukan informasi yang bermanfaat secara daring atau pada pelatihan pengelolaan stres.
  • Menerima penyakit yang diderita dapat membantu. Penerimaan bukanlah menyerah secara pasif, namun secara aktif mengenali situasi Anda yang dapat membantu Anda untuk bergerak maju.
  • Bicaralah dengan anggota keluarga, teman yang dipercaya, atau pejuang kanker lainnya.

Kesedihan dan depresi

Setelah didiagnosis menderita kanker, Anda dapat menjadi sedih akibat hilangnya kesehatan atau kehidupan yang Anda miliki sebelumnya. Anda dapat merasa bersalah atau menyalahkan diri sendiri karena tidak melakukan lebih banyak hal untuk mencegah terjadinya penyakit tersebut, dan tenggelam dalam rasa kasihan pada diri sendiri atas keadaan sulit yang Anda alami. Kesedihan ini dapat terus berlangsung hingga Anda menyelesaikan pengobatan, atau bahkan setelahnya, khususnya bila kanker telah menyebabkan perubahan besar dalam hidup Anda.

Meskipun ini juga merupakan hal yang alami, Anda perlu mengolah perasaan ini bila mereka tak kunjung reda atau bertambah besar intensitasnya, sehingga menyebabkan Anda kesulitan untuk melanjutkan hidup dan rutinitas sehari-hari. Bila Anda menyadari bahwa Anda kehilangan minat pada kegiatan yang biasanya Anda nikmati, atau mengasingkan diri dari keluarga dan teman-teman selama lebih dari dua minggu, berhati-hatilah: Anda dapat jatuh ke dalam depresi.

Depresi klinis terjadi pada sekitar satu dari empat pasien kanker. Bila Anda mengalami lima atau lebih dari gejala-gejala berikut ini hampir setiap hari selama lebih dari dua minggu, carilah bantuan.

  • Kesedihan atau kehampaan yang tak kunjung reda
  • Kegelisahan atau merasa terganggu
  • Sering berpikir akan kematian atau bunuh diri
  • Perasaan tidak berharga atau rasa bersalah yang berlebihan
  • Sulit untuk berpikir dan membuat keputusan
  • Kehilangan minat terdapat semua atau hampir semua kegiatan
  • Kelelahan dan kurang tenaga
  • Sulit berkonsentrasi
  • Perubahan nafsu makan, atau penurunan atau kenaikan berat badan yang tidak direncanakan
  • Sulit tidur atau tidur berlebihan

Apa yang dapat Anda lakukan:

  • Luangkan waktu untuk menemukan cara terbaik untuk melepaskan kesedihan Anda. Tiap orang mengatasinya dengan cara yang berbeda-beda. Bila perlu, mintalah bantuan dari seorang profesional.
  • Buat catatan harian suasana hati. Tuliskan perasaan Anda selama hari tersebut, sadari bagaimana dan apa yang Anda rasakan.
  • Kelilingi diri Anda dengan teman-teman dan anggota keluarga yang memberikan dukungan.
  • Berdayakan diri Anda dengan pengetahuan mengenai psikologi positif. Belajarlah bagaimana cara untuk mengganti pikiran negatif dengan pikiran positif.

Kok Bee Eng

Sumber: Berdasarkan ceramah yang diberikan oleh Dominica Chua, konselor dari Parkway Cancer Centre.



Tags: berpikir positif saat terkena kanker, diagnosis kanker, mengelola emosi, stres dan kanker