6 cara untuk menjaga kesehatan mental Anda

Konselor Utama PCC Tan Hui Ping memberikan tip-tip praktis dalam merawat kesehatan mental Anda.

Menjaga kesehatan, tubuh, pikiran, emosi, dan gaya hidup Anda adalah tanggung jawab diri yang membantu kesehatan mental Anda, kata Konselor Utama Parkway Cancer Center Tan Hui Ping. Dia berbagi beberapa tips kecil yang dapat ditindaklanjuti dan dapat diaplikasikan untuk merawat kesehatan mental seseorang.

“Jangan bebankan diri Anda dengan melakukan semua pekerjaan sekaligus. Lakukan sedikit saja dari masing-masing dan pilih yang cocok untuk Anda,” katanya. Dengan melakukan aktivitas tersebut secara berulang-ulang, secara sadar dan terus menerus akan menjadi kebiasaan dan bagian dari gaya hidup Anda nantinya.

1. KESEHATAN

Konfirmasi janji temu: Periksa kalender Anda untuk menghindari kunjungan rumah sakit yang tidak perlu.

Temukan alternatif untuk berkonsultasi: Tanyakan kepada dokter Anda apakah Anda dapat memilih telekonsultasi.

Prosedur penjadwalan ulang: Konsultasikan dengan dokter Anda untuk melihat apakah pemindaian, tes, atau prosedur yang tidak mendesak dapat ditunda.

Pastikan obat yang cukup: Tanpa menimbun, pastikan Anda mempunyai persediaan obat yang cukup jika Anda harus tinggal di rumah atau jika tidak ada seseorang yang membantu Anda mendapatkan lebih banyak.

Layanan medis berbasis rumah: Cari tahu tentang layanan yang dapat disediakan di rumah seperti pengambilan darah.

2. TUBUH

Makan dengan baik: Konsumsi banyak buah dan sayuran. Menjaga kesehatan tubuh penting untuk kesehatan mental serta menjaga ketahanan Anda menghadapi Covid-19.

Tidur nyenyak: Pertahankan rutinitas waktu tidur Anda untuk mendorong kebiasaan tidur yang baik meskipun Anda bekerja dari rumah keesokan harinya.

Olahraga: Penderita kanker sering kali mengurangi aktivitas olahraga, yang dapat meningkatkan kecemasan. Latihan fisik itu bagus, meski hanya sebentar. Semakin sering Anda bergerak, bahkan di rumah, semakin baik. Pergilah ke luar jika Anda ingin karena sinar matahari menyediakan Vitamin D yang baik untuk tubuh Anda.

Menjaga kebersihan pribadi: Hindari kerumunan orang banyak saat Anda pergi keluar, karena sistem kekebalan Anda mungkin lemah. Kenakan masker, sering-seringlah mencuci tangan, dan praktikkan jarak sosial.

3. PIKIRAN

Lakukan satu per satu hari: Banyak penyesuaian yang dibutuhkan selama periode ini. Tidak masalah untuk tidak produktif. Anda tidak harus 100 persen produktif setiap hari. Tetap fokus di masa sekarang: Bebaskan pikiran Anda dari masa lalu yang telah selesai dan masa depan yang tidak diketahui. Fokus pada saat ini dan di sini serta apa yang dapat Anda lakukan.

Menulis jurnal: Pikiran yang kacau yang berpacu dapat membebani Anda, menulis dapat menenangkan pikiran sibuk Anda dengan menjelaskan dan memproses apa yang Anda alami. Menulis juga dapat memberi Anda perspektif baru.

Gunakan kehidupan spiritual Anda sebagai dukungan: Dapatkan kekuatan dan kenyamanan dari iman Anda, seperti melantunkan doa, bernyanyi dan membaca.

4. EMOSI

Periksa diri Anda sendiri: Sama seperti kita bertanya kepada orang lain, “Apa kabar?”, Kita juga harus bertanya pada diri sendiri, “Bagaimana saya hari ini?”. Perhatikan emosi Anda sendiri dengan mengakui perasaan apa pun yang Anda alami. Tanyakan pada diri Anda apa yang dapat Anda lakukan untuk menenangkan atau menghibur diri sendiri.

Praktikkan belas kasihan diri: Ada banyak hal yang terjadi pada Anda dan di sekitar Anda sehingga Anda bisa kesal, marah, khawatir atau takut. Bersikaplah lebih baik dan tidak terlalu kritis terhadap diri sendiri. Anda melakukan apa pun yang Anda bisa.

Sisihkan “Waktu Pribadi”: Lakukan hal-hal yang memberi makan jiwa Anda, seperti melakukan hobi Anda, mendengarkan musik favorit Anda, menyantap makanan dan minuman favorit Anda (secukupnya) atau apa pun yang dapat memulihkan Anda, selama tidak berbahaya bagi kesehatan Anda.

Fokus di kehidupan nyata: Dengan tinggal di rumah sebagian besar waktu, hal ini tentu membuat orang terpapar media sosial dan berita terkait Covid-19 secara lebih teratur. Tidak apa-apa untuk keluar dari dunia virtual dari waktu ke waktu. Singkirkan telepon selama beberapa jam karena berita palsu dan menyedihkan tidak baik untuk kesehatan mental Anda.

5. GAYA HIDUP

Pertahankan rutinitas Anda: Cobalah untuk mempertahankan kenormalan dalam keadaan ini, sehingga Anda lebih mudah untuk kembali ke kehidupan normal saat pembatasan dilonggarkan. Hindari godaan untuk bekerja di akhir pekan atau memeriksa email Anda terus-menerus.

Terhubung dengan orang lain: Jarak bukan berarti jauh. Gunakan media sosial untuk terhubung dengan anggota keluarga dan teman seperti melakukan panggilan video, bernyanyi bersama secara online, berolahraga secara virtual, atau melakukan sesuatu yang mengikat dan menghubungkan Anda.

Kirim kartu pos atau surat: Meskipun media sosial adalah cara yang bagus untuk terhubung, menulis dan mengirim kartu pos atau surat dapat benar-benar mendorong dan membawa senyuman di wajah seseorang (dan wajah Anda juga)!

Buat kejutan yang menyenangkan: Makanan yang menenangkan menghibur jiwa. Kejutkan orang yang dicintai atau teman dengan makanan yang dimasak khusus atau sesuatu yang mereka sukai. Melihat penghargaan dan kebahagiaan mereka akan membuat Anda bahagia juga, dan membantu kesehatan mental Anda.

6. DIPERHATIKAN

Minta bantuan: Ada kalanya Anda tidak dapat melakukan semuanya sendiri. Ingatlah bahwa tidak masalah meminta bantuan. Minta seseorang untuk mengambil belanjaan Anda atau mengirim surat Anda. Terkadang, orang sangat ingin membantu tetapi tidak tahu caranya.

Gunakan supir: Minta seseorang untuk mengantar Anda ke rumah sakit untuk pemeriksaan atau perawatan Anda, mengunjungi seseorang, atau membeli sesuatu. Ini meminimalkan risiko Anda terinfeksi melalui penggunaan transportasi umum.

Terima dukungan emosional: Terkadang dengan mendengarkan atau melihat wajah yang familiar dapat menjadi hal yang menyenangkan. Panggilan telepon atau video call adalah cara yang bagus untuk mendapatkan dukungan emosional dari orang lain.



Tags: berpikir positif saat terkena kanker, diet & nutrisi untuk pasien kanker, gaya hidup yang sehat, kanker & olahraga, konselor kanker, kualitas hidup pasien kanker, makanan & memasak yang sehat, mengelola emosi, strategi perawatan diri, stres dan kanker, tips bagi pasien kanker