Bisakah Timur dan Barat bekerja sama?

Menurut panelis dalam seminar tentang Pengobatan Tradisional Cina, dibutuhkan pen-gertian yang sangat besar dari kedua belah pihak.

Meski pun pengobatan Barat dan Pengobatan Tradisional China (TCM) telah lama di-pandang bertentangan satu sama lain, mereka sebenarnya dapat saling melengkapi da-lam membantu pasien melawan kanker. Keduanya mempunyai pendekatan umum da-lam membantu pasien mengatasi kanker yaitu mencari cara yang tepat dan khusus un-tuk menargetkan kanker dan efek sampingnya.

Namun, pemahaman yang lebih dalam tentang sistem satu sama lain diperlukan untuk mengetahui bagaimana kedua metode ini dapat berinteraksi satu sama lain. Hal ini adalah pelajaran yang dibagikan pada seminar yang diadakan oleh Parkway Cancer Centre (PCC) dan penyedia TCM Eu Yan Sang. Dalam seminar berdurasi dua jam yang diadakan di Rumah Sakit Gleneagles ini berhasil menarik sekitar 90 orang dan dipenuhi oleh partisipasi yang penuh semangat dalam sesi tanya jawab setelah presentasi oleh ahli onkologi dan dokter TCM tentang bagaimana pasien dapat memperoleh manfaat dari masing-masing sistem pengobatan.

Dalam presentasinya, Wakil Direktur Medis PCC Dr Khoo Kei Siong menjelaskan bagai-mana profil genetik memungkinkan dokter untuk menargetkan berbagai jenis kanker dengan lebih tepat. Sementara perawatan kanker tradisional yang terdiri dari pembe-dahan, kemoterapi dan radioterapi didasarkan pada penelitian kanker pada tingkat sel, pemahaman yang berkembang tentang perubahan genetik yang terlibat dalam mutasi sel yang mengarah ke kanker membantu dokter untuk membedakan berbagai jenis kanker, sehingga mereka dapat menemukan obat terbaik untuk mengobatinya.

“Perawatan yang presisi adalah penggunaan profil genetik kanker dan pasien untuk memandu keputusan kami untuk mencegah, mendiagnosis, dan mengobati kanker,” ka-tanya. “Apa yang kami harapkan untuk dilakukan pada akhirnya adalah untuk dapat memberikan obat yang tepat kepada pasien yang tepat, untuk mengobati penyakit yang tepat pada waktu yang tepat dan dalam dosis yang tepat.”

Dr Khoo memberikan beberapa contoh bagaimana penanda genetik telah membantu dokter menemukan terapi baru yang menargetkan jenis khusus dari melanoma, kanker paru-paru dan kanker payudara. Hasilnya sangat menggembirakan: dokter melaporkan tumor menyusut, memperpanjang rentang hidup pasien, meningkatkan peluang pemu-lihan, dan memberi mereka kualitas hidup yang lebih baik.

Pengobatan TCM memiliki tujuan yang serupa, tetapi TCM melakukan ini dengan cara yang berbeda. Dokter Lin Jia Yi dari Eu Yan Sang, berbicara tentang pendekatan holis-tik yang menjadi filosofi dari TCM. Ia menjelaskan bagaimana TCM berdasar di sekitar hal-hal seperti melestarikan “qi” atau energi vital seseorang dan menyeimbangkan yin dan yang mereka. Dia juga menunjukkan bagaimana dokter dapat menyesuaikan resep obat untuk membantu pasien kanker mengatasi efek samping perawatan kanker dan memperkuat sistem kekebalan tubuh mereka.

Dalam presentasinya, dia menjelaskan beberapa ramuan Cina yang dapat mengatasi masalah umum seperti muntah, mual, diare, kehilangan nafsu makan dan kelelahan. Tetapi ramuan ini harus dikombinasikan dengan cara yang berbeda untuk pasien yang berbeda, tergantung pada kebutuhan masing-masing pasien.

Seperti Dr Khoo, Ms Lin menekankan bahwa TCM harus dipersonalisasi dengan cermat. Tidak semua pasien merespons ramuan tertentu atau kombinasi ramuan dengan cara yang sama. Ia menyarankan pasien untuk berkonsultasi dengan dokter untuk pera-watan yang tepat dibanding hanya meyakini klaim bahwa ramuan tertentu dapat men-cegah atau menyembuhkan kanker.

Kedua pembicara diserbu oleh berbagai pertanyaan setelah presentasi mereka. Peser-ta tidak hanya mempertanyakan Dr Khoo dan Ms Lin tentang perawatan Barat dan TCM saja, tetapi juga bertanya tentang perbandingan antara kedua pendekatan ini.

“Para dokter Barat umumnya tidak menyukai TCM ketika seorang pasien sedang menja-lani perawatan untuk kanker,” kata seorang peserta. “Mengapa Anda berpikir begitu? Apakah ada efek samping yang merugikan? ”

Untuk menjawab pertanyaan ini, Ms Lin menjelaskan bahwa banyak praktisi pengoba-tan Barat ragu-ragu untuk menyarankan penggunaan TCM karena mereka tidak yakin tentang bagaimana resep TCM dapat berinteraksi dengan perawatan Barat.

“Ketika tidak ada pemahaman, maka akan ada ruang untuk kesalahpahaman,” katanya.

Namun, ia juga mengakui bahwa dokter TCM juga perlu mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang obat-obatan ala Barat. Ia mengatakan bahwa untuk saat ini seba-gian besar dokter TCM akan menyarankan pasien untuk minum obat TCM hanya jika pasien tersebut telah menyelesaikan perawatan Barat mereka, untuk menghindari kemungkinan interaksi.

Peserta lain bertanya: “Apakah Anda meramalkan TCM dan pengobatan Barat akhirnya bisa bekerja bersama?”

“Mungkin, tetapi tidak dalam waktu dekat,” jawab Lin, yang mencatat bahwa mungkin saja tetapi ini merupakan tantangan besar bagi kedua belah pihak untuk memahami metode masing-masing ketika masing-masing cabang pengobatan sudah mempunyai akar yang kuat.

Setuju, Dr Khoo berkata: “Tidak semua dokter Barat suka dengan TCM.”

Dia menjelaskan bahwa dokter barat lebih mengetahui tentang bagaimana obat-obatan Barat berinteraksi satu sama lain jika dibandingkan bagaimana obat-obatan barat ber-interaksi dengan pengobatan TCM. Karenanya dokter Barat tidak memberi nasihat ten-tang TCM.

“Jika Anda tidak memiliki pengetahuan, maka Anda benar-benar tidak dalam posisi un-tuk memberikan nasihat yang tepat,” katanya. “Jadi, Anda mengambil cara yang lebih konservatif dan berkata, ‘Kami tidak yakin’.”

Written by Koh Bee Eng



Tags: efek samping yang umum dari pengobatan kanker, kualitas hidup pasien kanker, pengobatan kanker dengan obat tradisional Cina, seminar & lokakarya