Dr Tan Wu Meng dari Parkway Cancer Centre membahas mengenai bagaimana skrining, diagnosis dan pengobatan telah mengalami perbaikan – dan terus bertambah baik.

Bahkan di saat kanker terus menyerang banyak orang Singapura setiap tahunnya, kita dapat berharap akan datangnya pengobatan yang baru dan lebih baik – terima kasih atas usaha intensif yang terus-menerus dilakukan oleh para dokter dan peneliti untuk menemukan cara yang lebih baik untuk menskrining, mendiagnosis dan mengobati penyakit sedini mungkin.

Kemajuan yang konstan dalam ilmu pengetahuan telah menghasilkan banyak kemungkinan baru bagi penanganan kanker pada semua stadium – mulai dari pemeriksaan patologi yang lebih akurat dan prosedur serta teknologi bedah yang semakin baik hingga terapi pengobatan baru yang menjanjikan hasil pengobatan yang lebih baik.

Ini merupakan hal penting karena kanker masih menjadi suatu keprihatinan yang nyata di Singapura. Setiap hari, 37 orang didiagnosis menderita kanker di sini.

Bagi pria, kanker yang paling sering didiagnosis adalah kolorektal, paru dan prostat, sementara pembunuh utama adalah kanker paru, kolorektal dan hati. Bagi wanita, kanker yang paling sering didiagnosis adalah kanker payudara, kolorektal dan paru, sementara pembunuh utama adalah kanker payudara, paru dan kolorektal.

Salah satu revolusi paling penting yang telah kita lihat dalam perawatan kanker adalah munculnya terapi yang ditargetkan. Ini dapat terjadi karena pengetahuan kita akan sel kanker sendiri telah semakin dalam.

Dengan menguraikan atau memecahkan sandi DNA sel-sel kanker, kita dapat lebih baik dalam membedakan berbagai subtipe kanker, dan oleh sebab itu dapat memahami apa yang membuat beberapa kanker menjadi hidup. Ini berarti bahwa kita memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai bagaimana mereka bertumbuh – dan oleh sebab itu, bagaimana kita dapat memperlambat pertumbuhannya.

Sebagai contoh, kanker paru. Kini ilmu pengetahuan telah memungkinkan dilakukannya pemeriksaan mutasi dalam gen EGFR dan ALK, yang mengidentifikasi subtipe kanker paru.

Bila kita dapat melihat mutasi genetik dalam sebuah tumor, kita dapat mengobati pasien dengan lebih efektif melalui pengobatan yang menargetkan subtipe tertentu. Ini dikenal sebagai obat presisi; dimana perubahan genetik dalam sebuah tumor digunakan untuk menentukan rangkaian pengobatan yang lebih tepat. Terapi yang ditargetkan dapat memperbaiki kemampuan kita untuk mengendalikan kanker dan memperbaiki kualitas hidup pasien.

Revolusi lainnya dalam pengobatan kanker adalah imunoterapi. Ini membantu kita untuk menggunakan sistem kekebalan tubuh pasien sendiri untuk membantu memerangi kanker. Beberapa kanker dapat “mengkamuflasekan” dirinya, sehingga menghindari sistem kekebalan tubuh manusia. Namun, imunoterapi menghilangkan kamuflase ini, memaparkan kanker pada sistem kekebalan tubuh.

Imunoterapi, yang pertama kali menunjukkan hasil yang menjanjikan bagi melanoma stadium akhir, saat ini digunakan untuk mengobati kanker paru, kepala dan leher, serta banyak lagi kanker lainnya. Dengan pemahaman kita yang terus berkembang dalam hal biologi kanker, kita akan terus bertambah baik dalam mengidentifikasi pasien yang memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk memperoleh manfaat dari imunoterapi.

Para dokter di Singapura terus diperbarui mengenai penemuan-penemuan terbaru dalam penanganan kanker, yang kami peroleh ketika kami berkumpul dalam berbagai konferensi profesional.

Dengan adanya penelitian yang menghasilkan perbaikan dalam pemeriksaan dan teknologi bedah yang lebih baik, bersama dengan uji klinik yang memperlihatkan keberhasilan terapi pengobatan, kami berharap hal-hal ini akan memberikan hasil pengobatan yang lebih baik bagi pasien-pasien kanker.



Tags: cara baru untuk mengobati kanker, diagnosis kanker, imunoterapi, kualitas hidup pasien kanker, mutasi kanker, patologi, terapi yang ditargetkan / terapi target