Kanker terjadi saat sel-sel dalam tubuh membelah diri diluar kendali. Sel-sel abnormal ini kemudian menyerang jaringan terdekat, atau berpindah ke daerah yang jauh dengan cara masuk ke dalam pembuluh darah atau sistem limpatik.

Agar tubuh manusia berfungsi secara normal, setiap organ tubuh harus memiliki sejumlah sel tertentu. Sel-sel ini dalam sebagian besar organ, memiliki usia yang pendek, dan untuk menjaga fungsi tubuh, sel-sel ini harus digantikan melalui proses pembelahan sel.

Pembelahan sel dikendalikan oleh gen yang terletak pada inti sel. Mereka berfungsi seperti buku instruksi yang memerintahkan sel, protein apa yang harus dibuat, bagaimana cara sel membelah dan berapa lama usia mereka. Kode genetik ini bisa rusak akibat beberapa faktor yang kemudian menimbulkan cacat dalam buku instruksi tersebut. Cacat ini dapat secara dramatis mengubah fungsi sel. Bukannya berhenti, namun bisa saja sel terus menerus membelah diri, bukannya mati, sel tersebut bisa saja terus bertahan hidup.

Beberapa mekanisme bekerja untuk mencegah kerusakan genetik ini terjadi dan untuk menyingkirkan sel abnormal secara genetis dari dalam tubuh. Namun pada beberapa orang, pertahanan tubuh ini kurang dan populasi sel abnormal bisa saja lolos dari kendali tubuh. Inilah sel-sel kanker yang kemudian berkerumun dan menghancurkan jaringan tubuh yang sehat/normal.

Sel-sel kanker membutuhkan nutrisi untuk bertahan dan bertumbuh. Banyak tipe kanker dapat menstimulasi pertumbuhan pembuluh darah untuk menyediakan bahan makanan yang mereka butuhkan. Bahkan kata kanker itu sendiri berasal dari bahasa latin Cancri yang berarti kepiting. Hal ini dikarenakan bentuk pembuluh darah yang besar yang mengelilingi tumor dianggap berbentuk seperti capit serta kaki-kaki kepiting bagi orang-orang jaman dahulu.

 

FAKTA-FAKTA

Kanker adalah penyebab utama kematian kedua secara global, terhitung sekitar 9.600.000 kematian, atau satu dari enam kematian, di 2018.

Sekitar 70% kematian akibat kanker terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Jenis utama kanker yang menyebabkan kematian secara keseluruhan kanker adalah:

 

01 KANKER PARU-PARU

menyebabkan 1.76 juta kematian per tahun

02 KANKER KOLOKTERAL

menyebabkan 862 000 per tahun

03 KANKER PERUT

menyebabkan 783 000 per tahun

04 KANKER HATI

menyebabkan 782 000 per tahun

05 KANKER PAYUDARA

menyebabkan 627 000 per tahun

 

Lebih dari 70% dari seluruh kematian akibat kanker pada tahun 2008 terjadi di negara berpendapatan rendah hingga menengah. Kematian akibat kanker terus meningkat, dengan perkiraan sekitar 13,1 juta jiwa sekarat pada tahun 2030.

Jenis kanker yang paling sering di seluruh dunia adalah:


PRIA: ESOFAGUS / KERONGKONGAN; PARU-PARU; HATI; PERUT; PROSTAT

Pada pria

(urutan penyebab kematian global):

01 Paru-paru
02 Prostat
03 Kolorektal
04 Perut
05 Hati


WANITA: PARU-PARU; PAYUDARA; PERUT; KOLOKTERAL; SERVIKAL/ MULUT RAHIM

Pada Wanita

(urutan penyebab kematian global):

01 Payudara
02 Kolorektal
03 Paru-paru
04 Serviks uteri
05 Tiroid

 

Seperlima kanker di seluruh dunia terjadi akibat infeksi kronis, terutama dari virus Hepatitis B HBV (penyebab kanker hati), Human Papilloma Viruses HPV (penyebab kanker serviks/mulut rahim), Helicobacter Pylori (Penyebab kanker perut), Schistosomes (penyebab kanker kandung kemih), The Liver Fluke (kelenjar empedu) dan HIV (Kaposi sarcoma dan limpoma).

 

Referensi:
http://www.who.int/cancer/en
http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs297/en/index.html
http://globocan.iarc.fr/factsheets/populations/factsheet.asp?uno=900

 

Apa Penyebab Kanker? →

Peringatan:
Informasi yang disediakan di situs ini tidak dimaksudkan atau secara tersirat sebagai pengganti saran dari ahli medis, diagnosa atau terapi. Semua isi, termasuk teks, grafik, gambar dan informasi, yang terdapat atau tersedia melalui website ini adalah untuk tujuan informasi umum saja. Parkway Cancer Centre tidak membuat pernyataan dan tidak bertanggung jawab jika informasi, yang terdapat atau tersedia melalui situs ini, diambil tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan spesialis kami.