Imunoterapi meningkatkan harapan untuk pasien kanker. Dr Ang Peng Tiam, Direktur Medis Parkway Cancer Centre, berbicara tentang pengobatan baru ini.  

Apa arti Imunoterapi?

Imunoterapi mengacu pada penggunaan sistem kekebalan seseorang untuk melawan kanker. Istilah ini tidaklah baru; telah beredar pada waktu yang sangat lama.

Penggunaan imunoterapi telah sukses mengatasi bermacam kanker bahkan sebelum penemuan terakhir. Pengobatan ini mengandung perangsang sistem kekebalan tubuh pasien untuk bekerja lebih keras atau lebih efektif dalam mengobati kanker maupun melengkapi sistem kekebalan tubuh dengan protein kekebalan buatan.

Mengapa sistem kekebalan kita tidak merespon pada sel-sel kanker?

Kapanpun sebuah jaringan berhubungan dengan materi genetik asing, secara alami kekebalan tubuh anda akan mengidentifikasi jaringan tersebut sebagai benda asing dan mengerahkan mekanisme pertahanan anda untuk melawannya.

Mengapa sel-sel kanker tidak dimusnahkan oleh sistem kekebalan kita? Apakah kanker berkembang karena sistem kekebalan kita lemah? Bukan, sistem kekebalan pasien sebenarnya lengkap.

Lalu mengapa sistem kekebalan tidak menolak adanya tumor? Beberapa tahun lalu, rekan saya dan saya melakukan percobaan sederhana. Kami mengambil materi genetik asing yang bukan milik pasien kanker dan dimasukkan ke dalam tumor. Kami menemukan bahwa kekebalan tubuh mampu mengenali tumor sebagai sesuatu yang asing dan pada 60 persen pasien, tumor menyusut.

Ini memberi kesan bahwa sel-sel kanker terkadang berkamufl ase, seolah-olah mereka adalah bagian dari tubuh, jadi kekebalan tubuh tidak mengganggunya dan membiarkan kanker berkembang dan menyebar.

Ketika kami mengenalkan materi asing kepada sel-sel tumor, sistem kekebalan dapat mengenali bahwa sel-sel tersebut tidak seharusnya ada dan akan menjegal mereka.

Kami mendemonstrasikan konsep berkamuflase. Jika anda menghilangkan kamufl ase sistem imun sebenarnya bekerja.

Bagaimana perbedaannya dengan kemoterapi dan radioterapi?

Kelas baru obat imunoterapi sangat berbeda karena kami tidak lagi fokus pada sel-sel kanker. Sebaliknya, kami fokus pada bagaimana menghilangkan kamufl ase sel-sel kanker dan membiarkan sistem imun yang bekerja.

Cara terapi ini terbukti efektif dalam pengobatan pada kanker paru-paru tertentu, limfoma ganas and melanoma.

Salah satu keuntungan pada imunoterapi adalah efek samping yang minimal; dan ini sangat penting karena berarti anda dapat menggunakannya pada pengobatan kanker stadium akhir ketika pasien merasa kelelahan dan umumnya lemah. Anda masih dapat menerapkannya karena tidak ada efek samping yang siginfi kan dan tidak memengaruhi kualitas hidup.

Apakah kami masih dalam tahap bereksperimen dengan imunoterapi?

Penggunaan imunoterapi dan pemahaman kami tentang bagaimana menggunakannya dengan baik masih dalam perkembangan. Kami belum menyingkap potensi penuh pada imunoterapi. Ini pastinya bukan peluru ajaib yang dapat menyembuhkan semua kanker.

Ahli onkologi sangat tertarik pada imunoterapi karena kadang kami melihat tanggapan yang dramatis.

Pertanyaan kami sendiri adalah mengapa ini bekerja pada beberapa pasien tetapi tidak pada pasien lain. Saat kami bisa menemukan alasannya, selanjutnya kami dapat memilih dan hanya mengobati pasien yang akan mendapatkan manfaat dari terapi ini.

Apakah imunoterapi dapat digunakan untuk semua kanker? Bagaimana statusnya sekarang?

Baru-baru ini, kami melihat respon yang dramatis pada beberapa individu dengan jenis tumor spesifi k dan tidak pada seluruh pasien kanker.

Kami tidak menerapkan pengobatan imunoterapi di jajaran terdepan. Agen tertarget dan kemoterapi tetap pengobatan yang pertama.

Tetapi akan ada sebuah titik – baik itu karena toksisitas terapi atau ketika seseorang kehabisan pilihan yang layak – pasien mungkin harus mempertimbangkan imunoterapi.

Kewaspadaan kami adalah tidak banyak pasien yang merespon pada terapi baru ini. Namun kami masih tertarik dengan terapi ini karena beberapa pasien yang merespon pada terapi ini mendapatkan tanggapan yang sangat dramatis.

Hal ini tentu layak untuk didiskusikan dengan dokter Anda jika imunoterapi bisa diaplikasikan pada Anda dan apakah ini waktu yang tepat untuk mempertimbangkan mencobanya.

Seberapa besar pasien yang merespon dengan baik?

Jumlah pasien yang ditangani dengan imunoterapi masih sedikit. Tingkat respon beragam berdasarkan tipe kanker.

Pada melanoma, kami melihat angka yang menonjol pada pasien yang menguntungkan dari imunoterapi – 50 persen atau lebih.

Pada kanker paru-paru, sekitar 10 sampai 20 persen. Inilah alasan mengapa sekarang belum waktunya untuk menganjurkan terapi ini.

Tidak ada keraguan bahwa imunoterapi telah melahirkan hasil yang menggembirakan luar biasa dan optimisme di antara para spesialis kanker dan pasien. Bagaimanapun, masih banyak pertanyaan yang tak terjawab yang butuh ditujukan : Apakah cara yang terbaik untuk menggunakannya? Bagaimana kami memilih pasien yang sekiranya akan merespon dengan baik? Apakah harus mengkombinasikan pengobatan? Adakah aturan untuk mencampur imunoterapi dengan kemoterapi atau agen tertarget?

Apa keuntungan lain dari imunoterapi?

Kemoterapi atau terapi tertarget adalah obat yang digunakan untuk membunuh sel-sel kanker, Selama ada sel kanker yang hidup, pengobatan harus terus menerus dilakukan. Ini mungkin berbeda dengan imunoterapi.

Secara teori, jika imunoterapi berhasil untuk membangun sistem kekebalan untuk menghadapi sel kanker (dengan menghilangkan kamufl ase), mungkin ia juga tetap bekerja setelah pengobatan berhenti.

Jika kita dapat membangun sistem kekebalan dan tidak melanjutkan pengobatan, bagi sebagian pasien, ini mungkin menjadi peluru ajaib yang kita cari selama ini.

Jadi bagaimana kelanjutannya? Berapa lama kita akan melihatnya terjadi?

Ini tidaklah segera terjadi. Banyak yang tertarik dengan topik ini tapi tidak berarti kami telah menemukan semua jawabannya.

Yang penting adalah mencari kandidat yang tepat untuk imunoterapi. Mengapa imunoterapi bekerja pada seorang pasien tapi tidak bagi yang lainnya?

Ketika kami bisa memecahkannya, kami bisa menerapkan terapi ini dengan cara yang sangat efektif.  



Tags: cara baru untuk mengobati kanker, imunoterapi, kemoterapi, radioterapi (terapi radiasi), terapi yang ditargetkan / terapi target