Keberhasilan metode pengobatan imunoterapi sel T memberikan harapan besar dalam terobosan pengobatan kanker. Dr Lim Ziyi di Parkway Cancer Centre menjelaskan.  

Imunoterapi sel-T yang melibatkan modifi kasi genetik sistem kekebalan tubuh untuk melawan kanker menunjukkan hasil yang mengesankan dalam beberapa uji klinis. Hasil ini didukung persentase yang tinggi dari pasien yang mengalami remisi penuh.

Bagaimana terapi baru ini bekerja?

Selama bertahun-tahun, metode andalan untuk menyembuhkan kanker melibatkan operasi, radioterapi atau kemoterapi. Namun dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi banyak perkembangan dalam bidang baru yang disebut imunoterapi atau terapi yang menggunakan sistem kekebalan tubuh sendiri untuk melawan kanker.

Hasil dari beberapa penelitian terhadap metode baru ini sangat menarik.

Penelitian ini melihat ada jenis tertentu dari sel imun dalam tubuh kita yang disebut sel-T yang mempunyai penting dalam melawan kanker. Sel-T telah lama dikenal karena kemampuan mereka untuk mengurung dan menghancurkan sel-sel kanker dalam tubuh kita. Namun, pada pasien yang mengidap kanker yang sangat agresif atau resisten, jumlah sel-T sering kali sedikit atau tidak efektif. Sekarang, para ilmuwan telah menemukan cara untuk memodifi kasi sel-T secara genetik untuk membuat sel-T lebih efektif dan dalam jumlah banyak. Lewat cara ini, sel menjadi sangat kuat dan dapat membunuh sel-sel kanker secara langsung dan mampu membunuh sel kanker dengan potensi yang jauh lebih besar.

Apakah ada cara lain untuk meningkatkan kemampuan sel-T untuk melawan kanker?

Ada beberapa cara untuk merangsang sistem kekebalan tubuh dan sel-T seperti menggunakan obat imunoterapi tertentu atau obat kemoterapi.

Namun, bentuk baru dari sel terapi ini harus diprogram terlebih dahulu dan ditargetkan untuk memanfaatkan sistem kekebalan tubuh kita dan mengarahkan sel-T khususnya untuk membunuh sel-sel kanker.

Bagaimana sel-T yang menargetkan kanker dibuat?

Para ilmuwan mengekstraksi sel-T dari pasien pengidap kanker, kemudian memodifikasi sel ini secara genetik. Pada dasarnya, para ilmuwan menyisipkan gen tertentu dalam sel-T ini yang memungkinkan sel-sel ini untuk mengenali tanda pada sel-sel kanker yang ditargetkan.

Sel-T yang telah dimodifi kasi ini seperti peluru pintar, sel-T memiliki reseptor yang memungkinkan mereka untuk membuat rumah di sel-sel kanker. Hal yang penting pada sel-T ini adalah mereka tidak hanya mengunci target, tetapi setelah mereka mengikat sel-sel kanker, mereka akan merangsang pembentukan lebih banyak sel-T di sekitar mereka sehingga Anda mendapatkan klaster sel-T dalam jumlah yang sangat banyak untuk menyingkirkan kanker.

Hasil apakah yang terlihat pada pasien dengan metode ini?

Para peneliti pada awalnya memfokuskan metode ini pada pasien pengidap kanker darah (limfoma dan leukemia) karena dari hasil awal, kanker ini adalah kanker yang paling responsif terhadap terapi dengan metode sel-T.

Respons yang didapat mencapai sekitar 80 sampai 90 persen dan hasil ini bukan hanya reaksi sesaat tetapi reaksi berkelanjutan.

Kami telah melihat pasien dengan tumor besar yang menerima perawatan ini dengan intensif mengalami remisi penuh. Pasien dengan remisi terlama yang menerima metode ini ada yang sudah memasuki masa remisi penuh selama dua setengah tahun. Hal ini membuat kami semua sangat bersemangat meskipun jumlah ini masih sangat sedikit dari pasien yang diteliti sejauh ini yaitu kurang dari 100.

Apakah ada kekurangan dari perawatan ini?

Tentu saja ada, sejumlah pasien berkisar antara 10 sampai 15 persen yang menerima perawatan ini mengalami efek samping yang parah.

Salah satu alasannya adalah bahwa sel-sel ini begitu kuat sehingga ketika mereka membunuh sel-sel kanker, mereka melepaskan jumlah besar bahan kimia ke dalam tubuh yang menyebabkan pasien menjadi sangat sakit. Beberapa pasien harus dirawat ke ICU untuk merawat organ yang terkena efek dari sel ini.

Apakah terapi ini mungkin menjadi populer dalam beberapa tahun ke depan?

Masih perlu beberapa waktu untuk membuat perawatan ini menjadi populer.

Metode ini merupakan perawatan imunoterapi yang didesain khusus yaitu sistem kekebalan tubuh pasien ditingkatkan secara spesifi k untuk mengatasi jenis kanker yang dialami pasien.

Dibutuhkan banyak usaha untuk mengembangkan satu macam terapi untuk satu orang pasien. Kami harus mendapatkan sel masing-masing pasien dan memproduksinya di laboratorium khusus.

Kami juga harus menemukan cara yang lebih baik untuk mengelola efek samping metode ini sebelum dapat memperkenalkan metode ini kepada kelompok pasien yang lebih besar. Secara realistis, kami memperkirakan dalam dua sampai tiga tahun untuk membuat metode ini populer. Meski pun begitu, metode ini masih akan menjadi pengobatan untuk kelompok pasien yang terpilih saja, bukan sebagai metode andalan yang bisa digunakan untuk semua orang.

Apakah metode ini bisa diterapkan untuk mengobati jenis kanker lainnya?

Jawaban dari pertanyaan ini akan menjadi perkembangan besar berikutnya. Jika hasil dari konsep ini bekerja, kami tentu ingin melihat apakah metode ini bisa diterapkan untuk kanker lain yang lebih umum. Ada beberapa penelitian yang dilakukan untuk melihat keberhasilan metode ini terhadap kanker lain yang lebih umum seperti pankreas, ovarium dan kanker hati.

Pada tahap ini, hasil yang paling menjanjikan adalah kanker darah. Mengenai bidang lain yang lebih luas dari imunoterapi, ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk melihat apakah kita bisa memanipulasi sel-sel lain untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh atau melawan kanker.

Apakah imunoterapi merupakan metode yang lebih baik dibanding terapi tadisional lainnya?

Merupakan situasi yang ideal jika kami bisa membuat terapi sel-T yang sudah siap pakai dan tidak menimbulkan efek samping. Ide untuk memanfaatkan sistem kekebalan tubuh Anda sendiri daripada menggunakan terapi obat untuk melawan kanker adalah ide yang sangat menarik.

Namun, kemoterapi dan radioterapi akan tetap menjadi metode yang paling penting dalam memerangi jenis kanker tertentu

Metode lain yang berbeda masih diperlukan untuk melawan kanker karena kanker akan selalu menemukan cara untuk menyerang tubuh manusia. Metode ini merupakan terobosan yang menarik, dan sangat menggembirakan bagi pasien kami. Kami juga akan memiliki lebih banyak senjata yang dimiliki untuk melawan kanker.fi ght cancer.

Artikel ini didasarkan pada wawancara Dr Lim Ziyi dengan saluran radio 938LIVE yaitu bincangbincang kesehatan, Body & Soul, di Singapura.  



Tags: efek samping yang umum dari pengobatan kanker, imunoterapi, kanker darah, terobosan terbaru dalam pengobatan kanker